KEMENDIKBUD WACANAKAN PEMENUHAN JAM UNTUK PENCAIRAN SERTFIKASI TIDAK MESTI LINEAR

Posted by FORUM GURU INDONESIA on Sunday, November 22, 2015



Saat ini masih ditemui kekurangan guru di daerah-daerah. Ada beberapa cara yang bisa digunakan untuk mengatasi kekurangan guru di daerah-daerah. Salah satunya adalah dengan menerapkan model atau metode multi grade teaching. Dalam model atau metode ini, satu guru tidak hanya mengajar satu mata pelajaran, tetapi minimal bisa mengajar dua mata pelajaran.

Direktur Pembinaan Guru Pendidikan Menengah Kemendikbud, Anas M Adam mengatakan, dalam model / metode multi grade teaching, guru yang memiliki kelebihan jam mengajar karena mengajar lebih dari satu mata pelajaran, harus mendapatkan tunjangan tambahan dari pemerintah daerah. Namun hal itu tidak berlaku jika metode multi grade teaching diterapkan untuk memenuhi kewajiban mengajar 24 jam.

“(Pemerintah) daerah harus memberikan tunjangan kelebihan jam mengajar. Jangan sampai guru mengajar dua mata pelajaran tapi tunjangannya satu,” ujar Anas saat acara gelar wicara dengan Radio KBR 68 H di Kantor Kemendikbud, Jakarta, Rabu pagi (18/11/2015).

Anas mengakui, kondisi kekurangan guru masih ditemui di beberapa daerah di Indonesia. Kekurangan tersebut, katanya, ada di beberapa mata pelajaran tertentu, seperti geografi dan sosiologi. Selain itu, jumlah guru untuk SMK juga masih kurang. Khusus untuk kekurangan guru di SMK itu, Anas mengatakan hal itu diatasi dengan mendatangkan guru praktisi dan bantuan guru honorer.

“Guru produktif untuk SMK di beberapa provinsi belum cukup. Yang ngajar (SMK) guru-guru honorer dan profesional, misalnya di SMK Kelautan,” tutur Anas.    
  
Ia menuturkan, jumlah guru untuk anak berkebutuhan khusus dan sekolah luar biasa (SLB) juga masih kurang. Salah satu solusi yang ditempuh adalah melakukan kerja sama dengan lembaga pendidikan tenaga kependidikan (LPTK). “Khususnya untuk provinsi yang memiliki LPTK yang ada jurusan Pendidikan Luar Biasa,” ujar Anas.

Pernyataan tersebut di atas sungguh memberi harapan baru kepada para pendidik di daerah. Oleh karena itu, para guru berharap kebijakan tersebut ditindak lanjuti dengan juknis yang jelas serta dapat disinkronkan dengan para pengelola aplikasi dapodik. Selama ini bagi guru yang mengajar bukan pada mata pelajaran yang disertifikasi dianggap tidak linear dan merugikan guru tersebut.






BACA INFORMASI PENTING LAINNYA

Blog, Updated at: 1:50 AM

1 comments:

  1. Terima kasih atas informasinya yang sangat bermanfaat. Terus terang saya sudah menjadi langganan blog Anda. Oleh karena itu kami trus menunggu uptodate infonya

    ReplyDelete

Search This Blog

STATISTIK BLOG

INFO LOWONGAN KERJA

Download

Download

Download Prota, dll

------------------------------

-----------------------------

----------------------------

CB